Rafi dan Putri, Duta Genre Banjarnegara

DS – Muhamad Abrar Rafi dari SMA N 1 Bawang dan Putri Adelia dari SMK N 1 Bawang terpilih sebagai juara 1 putra dan putri lomba Duta Generasi Berencana. Lomba diselenggarakan Selasa (30/04) di Pendopo Dipayudha Adigraha. Sebagai juara 1 keduanya berhak mewakili Kabupaten Banjarnegara dalam lomba duta Genre di tingkat provinsi Rencananya lomba tersebut akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

“Semoga saja wakil Banjarnegara ini nantinya sukses di pada lomba provinsi. Sebab jika merela lolos sebagai juara 1 tahap ini mereka akan terus melaju di tingkat Nasional” kata Kasi Keluarga Sejahtera dan Pembinaan Keluarga (KSPK) pada Dispermades PPKB, Selasa (30/04) Edi Priyono, usai dilaksanakannnya lomba.

 

Tiga Puluh Finalis kompak menyerukan salam Genre di hadapan para Juri dan penonton dalam Lomba Genre Kabupaten Banjarnegara di Pendopo Dipayudha Adigraha

 

Grand Final Lomba Genre diikuti oleh 30 Finalis hasil seleksi tahap pertama di aula Bapermedes PPKB yang melibatkan 46 peserta utusan sekolah dan utusan kecamatan. Pada tahapan grand Final dilakukan seleksi Bakat peserta mulai dari pagi hingga sore. Ada yang menampilkan kemampuan menyanyi, menari, bahkan drama monolog pun ada.

“Tahap ini memilih lima peserta putra dan putri. Selanjutnya dilakukan tahapan uji wawancara untuk memilih tiga orang putra-putri sebagai kandidat juara 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kategori” katanya.

Teknis wawancara 10 orang finalis masing-masing memilih satu amplop pertanyaan yang ada di tangan host perempuan, selanjutnya pilihan pertanyaan dalam amplop tertutup diserahkan pada host putra untuk dibacakan pertannyanya. Setiap peserta, kata Edi, mendapat satu pertanyaan seputar permasalahan KB. Jawabanya dinilai oleh tiga orang juri yang terdiri dari seorang psikolog, praktisi pariwisata, dan perwakilan dari Disparmedes PPKB.

“Jawaban masing-masing Finalis akan menyempurnakan penilaian dua kategori sebelumnya yaitu penyuluhan dan bakat. Nilainya akan menentukan ranking kejuaraan” katanya.

 

Salah seorang Finalis Putri Adelia tengah menjalani test wawancara dalam Grand Final Lomba Genre

 

Hasil kejuaraan dipilih juara 1, 2, dan 3 putra dan putri serta juara favorit yang dipilih berdasarkan masukan lewat medsos. Masing-masing kategori juara memperoleh hadiah berupa piala, piagam, dan uang pembinaan. Uang pembinaan juara 1 sebesar Rp 1 juta, juara 2 Rp 750 ribu, dan juara 3 Rp 500 ribu. Sedangkan juara favorit memperoleh uang pembinaan Rp 700 ribu. Hadiah diserahkan oleh Kepala Disparmedes PPKB.

“Juara 1 putra, sekaligus juara favorit diraih oleh Muhammad Abrar Rafi dari SMA N 1 Bawang dan juara 1 diraih oleh Putri Adelia dari SMK N 1 Bawang. Mereka berdua akan mewakili Banjarnegara di bulan Juni nanti pada lomba Genre di Provinsi” katanya.

Assisten Bidang Administrasi, Tien Sumarwati yang membuka grand final, mengatakan generasi muda adalah bagian penting masa depan bangsa. Jumlah mereka yang besar merupakan sebuah potensi untuk pembangunan. Namun disi lain, godaan mereka besar. Persoalan anak muda dalam pencarian identitas hingga godaan pergaulan bebas, pernikahan dini, narkotika dan obat-obatan lainnya, penyakit HIV/AIDS dan penyakit kelamin lainnya.

“Jangan sampai mereka terjerumus dan salah gaul. Karena itu mereka perlu dimotivasi agar memiliki pemahaman yang baik tentang keluarga berencana, kependudukan, dan pembangunan keluarga” katanya.

Duta Genre menjadi program yang memilih anak muda sebagai segmennya. Program ini sangat inspiratif karena mendorong anak muda berbicara tentang dirinya dan berbicara mengenai masa depannya. Seorang duta genre dituntut untuk memiliki pengetahuan yang baik tentang KB, sekaligus memiiki kepribadian yang baik, memiliki kemampuan bergaul baik, komunikatif dan sekaligus memiliki kemampuan untuk berbicara di depan public.

“Cukup berat syaratnya dan event ini bukan ajang formalitas apalagi abal-abal. Sebab melalui ajang ini, Duta genre terpilih berkempatan meniti karir hingga tingkat Nasional” katanya. (**_eKo / ed DS)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.