Pilkades Serentak di Banjarnegara: Jalan, Pasar, dan Tempat Layanan Publik pun Lengang

DS – Rabu 31 Juli 2019, di Banjarnegara serasa menjadi ajang pesta demokrasi jilid 2, setelah hajatan nasional Pileg dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 17 April lalu. Ini karena Kabupaten Banjarnegara tengah menyelenggarakan Pemillihan Kades serentak.  Jalan dan tempat layanan publik yang biasanya ramai dipenuhi warga pun lengang. Lalu lintas kendaraan dan aktivitas warga berkurang cukup signifikan dari biasanya.

“Pelayanan di RSUD pun ikut terdampak. Di tempat pendaftaran pasien yang biasanya ramai ikut lengang” ujar Humas RSUD, Priyatin, Rabu (31/07).

 

Hal yang sama diakui Veriyanto, pemilik toko di jalan veteran. Keramaian pembeli di tokonya pun menurun dibanding kondisi biasanya.

“Semoga saja siang usai menyoblos, usaha kembali ramai” katanya.

 

Suasana penggunaan hak suara pada pemilihan kepala desa serentak di desa Kutayasa, Kecamatan Madukara

 

Kabid Pemdes pada Dispermades PPKB, Aji Piluroso, mengatakan jumlah desa yang ikut dalam penyelenggaraan Pilkades serentak gelombang tiga ada 197 desa. Jumlah ini separuh lebih dari total 266 desa di Kabupaten Banjarnegara. Kalau masing-masing desa saja terdapat 1000 pemilih, maka dapat dimaklumi jika gelaran pilkades ini berdampak pada sepinya suasana kota. Belum lagi proses penyelenggaraannya yang harus dilalui dari proses pemilihan sampai perhitungan.

“Pemilihan dibuka pukul 08.00 wib sampai pukul 14.00 wib. Setelah itu dilakukan penghitungan suara. Nah untuk masing-masing desa berbeda karena berbeda jumlah pemilihnya. Namun diperhitungkan dalam satu hari sudah selesai dan sore ataupun malam harinya sudah diketahui hasilnya” katanya. (*eKo / ed DS)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.